Info Sekolah
Senin, 22 Apr 2024
  • SMA Negeri 1 Pejagoan, Jalan Raya soka barat kilometer 4 Pejagoan, Kebumen - Kode Pos 54361 Telepon: 0287 382022 surat elektronik : smanja_1@yahoo.com
  • SMA Negeri 1 Pejagoan, Jalan Raya soka barat kilometer 4 Pejagoan, Kebumen - Kode Pos 54361 Telepon: 0287 382022 surat elektronik : smanja_1@yahoo.com

WORKSHOP PEMBUATAN TIE DYE

Terbit : Jumat, 20 Oktober 2023 - Kategori : Kegiatan Sekolah

Pejagoan – Dalam rangka menerapkan visi misi sekolah yang berwawasan kewirausahaan, SMA Negeri 1 Pejagoan menyelenggarakan Workshop Pembuatan Motif Kain Tie Dye pada hari Jumat, 20 Oktober 2023. Workshop yang berlangsung dari pukul 13.00 sampai dengan 16.00 WIB ini terselenggara berkat adanya kerjasama dengan ibu Lili Indrawati, CEO Kind Mode Rasyid Konveksi sebagai narasumber.

Mengawali kegiatan workshop, ibu Erna Umu Nurlaela, S.Pd. M.Eng, selaku Kepala SMA N 1 Pejagoan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas kesediaan Ibu Lili Indrawati beserta tim untuk menularkan ilmunya tentang pembuatan motif kain Tie Dye sehingga harapannya mampu menginspirasi bapak ibu guru/karyawan SMAN 1 Pejagoan untuk menghasilkan sebuah karya yang akan dibagikan pada siswa kelas XII dalam kegiatan P5 dengan tema kewirausahaan. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf jika nantinya ada perilaku dari bapak ibu guru/karyawan yang kurang berkenan.

Selanjutnya ibu Lili Indrawati, menyampaikan materi tentang pembuatan motif kain Tie Dye. Beliau menjelaskan Tie Dye adalah teknik pewarnaan kain dengan zat pewarna untuk menghasilkan pola tertentu yang menarik. Nama Tie Dye berasal dari bahasa Inggris, Tie yang artinya mengikat dan Dye yang artinya pewarna. Sesuai dengan arti harafiah tersebut, Tie Dye dilakukan dengan teknik membuat ikatan-ikatan pada kain menggunakan tali atau karet sebelum kain dibubuhi zat pewarna. Bagian kain yang tertutup tali atau karet tidak akan terkena pewarna sehingga menghasilkan aneka motif istimewa. Adapun bahan yang dipakai bisa berupa kaos polos berwarna cerah atau kain katun karena mudah menyerap warna, sedangkan pewarnanya memakai pewarna tekstil. Alat-alat yang diperlukan adalah wadah berukuran besar untuk menyimpan kaos yang sudah diwarnai. Botol untuk menyemprotkan pewarna. Jika tidak punya botol spray khusus, bisa menggunakan botol plastik yang tutupnya sudah dilubangi.

Selanjutnya, bapak Toto, salah satu tim dari Kind Mode Rasyid Konveksi menjabarkan langkah awal dalam pembuatan motif kain Tie Dye yaitu dengan membuat lipatan terlebih dahulu dengan teknik melipat wiru atau seperti membuat lipatan kipas dengan lebar. Teknik melipat ini harus dilakukan dengan cermat dan rapi karena akan menentukan motif yang yang akan muncul nantinya. Lipatan dasar sangat berpengaruh pada keberhasilan dalam pembuatan motif kain Tie Dye yang diinginkan sehingga harus betul-betul teliti dan berhati-hati. Setelah lipatan terbentuk, langkah selanjutnya yaitu membuat ikatan pada ujung-ujung lipatan dengan karet/tali atau bias juga dipres bagian tengahnya dengan kayu. Jika menghendaki, tidak diikat sekalipun tidak apa-apa tergantung kreasi masing-masing. Proses yang terakhir adalah pewarnaan kain atau kaos dengan pewarna dan dijemur sampai kering selesai pewarnaan. Sebagai finishing, kain yang sudah diwarnai dan dijemur sampai kering harus dicelup dengan water glass, lalu diangin-anginkan sampai kering dan terakhir dicuci bersih agar warna kain lebih awet.

Semoga kegiatan ini mampu menginspirasi bapak/ibu guru/karyawan sehingga nantinya ilmu yang didapatkan bisa ditularkan ke siswa kelas XII saat kegiatan P5 yang akan datang dengan tema kewirausahaan.

 

#sesarengansmanjateruji

#smanjahebat

#cabdin9hebat

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar