Pejagoan — Sebanyak 147 pengurus organisasi siswa SMA Negeri 1 Pejagoan mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada Jumat-Sabtu, 18–19 September 2026. Kegiatan ini bertujuan melatih dan membentuk jiwa kepemimpinan peserta agar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab. Peserta terdiri dari siswa kelas X dan XI yang merupakan pengurus OSIS, MPK, Pramuka, PMR, dan Tontama, dengan 28 panitia dari kelas XII.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Betri Ngestiana, S.Pd., mewakili Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa menjadi pengurus bukan tentang seragam dan atribut yang dikenakan, melainkan tentang tanggung jawab. “Harapannya setelah kegiatan LDK ini semua peserta dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Hari pertama LDK diisi dengan enam materi: manajemen waktu oleh Titi Nurhadiyatun, S.Pd.; public speaking oleh Mitha Sari Devi; dinamika kelompok oleh Tim Royal Pariwisata & Travel; kepemimpinan oleh Kepala Sekolah, Siti Aisiyah Nurhayati, S.Sos. Dalam paparannya, Kepala Sekolah menyampaikan, “Organisasi adalah sebuah jam pandu. Bukan tentang siapa yang paling hebat, tetapi bagaimana semua orang dapat bekerja bersama.” Wawasan kebangsaan oleh Serka Suminto dari Koramil 14/ Pejagoan menjadi materi berikutnya yang kemudian ditutup dengan fun game dan penanaman pohon. Pada sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan paparan program organisasi yang dipandu oleh oleh masing-masing ketua organisasi.

Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi kesepakatan sekolah oleh Betri Ngestiana, S.Pd. bersama tim Guru BK; Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh Endah Tri Rachmani, S.Sos.; serta kesekretariatan dan administrasi oleh Fitri Nugroho Suryadi, S.Pd. dan Nurul Sulistyo Pribadi, S.Pd. Di akhir acara, diumumkan dua peserta terbaik. Galih Dradjat Wijaya dari kelas XI A terpilih sebagai The Beyond Leadership Putra, sedangkan Yasmin Afifah dari kelas X D terpilih sebagai The Beyond Leadership Putri. Kegiatan pun ditutup pukul 11.30 WIB.
Kegiatan LDK ini menjadi bekal awal bagi para pengurus organisasi dalam menjalankan tugas selama satu periode ke depan. Seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing organisasi, serta menjadi pelopor dalam penegakan kesepakatan sekolah. Dengan demikian, organisasi siswa di SMA Negeri 1 Pejagoan dapat berjalan secara efektif, terpadu, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.(Red)