Pejagoan –SMA Negeri 1 Pejagoan menggelar kembali Jus Tomat (Jumat Semangat Tingkatkan Orientasi Iman dan Takwa) pada hari Jumat, 5 Desember 2025 di lapangan sekolah. Kegiatan kali ini diisi dengan Istighosah dan Penggalangan Dana Kemanusiaan untuk banjir Sumatera. Diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, XII, dan guru karyawan, kegiatan dimulai pukul 06.45 WIB. Seluruh guru karyawan serta siswa nampak khidmad mengikuti kegiatan ini.
Istighosah dipimpin oleh Bapak Zakari Ulinuha, S.Sos,I., M.Pd. Tujuan Istighosah ini adalah penggalangan dana kemanusiaan banjir Sumatera sebagai wujud solidaritas sekolah terhadap sesama anak bangsa yang tertimpa musibah. Selain itu, istighosah ditujukan untuk keselamatan negeri. Seluruh warga sekolah berdoa bersama untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan stabilitas bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selanjutnya, dalam kegiatan istighosah ini juga dipanjatkan doa khusus untuk almarhumah Dra. Hj. Siti Muslikhatun, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah berpulang ke Rahmatullah pada Jumat, 28 November 2025. Doa ini menjadi wujud penghormatan serta cinta kasih terakhir dari keluarga besar SMA Negeri 1 Pejagoan atas kepergian almarhumah.
Di akhir kegiatan, Kepala Sekolah, Erna Umu Nurlaela, S.Pd., M.Eng. menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa aksi penggalangan dana SMA Negeri 1 Pejagoan ini adalah bentuk kasih sayang dan perasaan senasib sepenanggungan terhadap warga Sumatera yang sedang tertimpa musibah. Beliau juga menghimbau agar siswa-siswi SMA Negeri 1 Pejagoan belajar mensyukuri apa yang saat ini mereka rasakan, nikmati, dan dapatkan. Bencana atau musibah adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi kejadiannya. Sebaiknya sebagai manusia yang bijak dapat mengurangi hal-hal yang dapat menimbulkan bencana tersebut.
Kegiatan Jus Tomat ini diharapkan dapat memupuk rasa solidaritas dan persatuan di kalangan siswa sambil memperkuat spiritualitas dan rasa kepedulian sosial. Hal ini juga sebagai wujud nyata kepedulian warga smanja untuk ikut meringankan beban saudara yang sedang tertimpa bencana. (Red)