Pejagoan– Dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, SMA Negeri 1 Pejagoan menerima kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) dari Pengawas Dinas Provinsi Jawa Tengah dan Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah pada Rabu, 15 Juli 2026. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pejagoan pun menyambut baik kegiatan monev ini sebagai bentuk pendampingan dari pihak dinas untuk kemajuan sekolah.
Kegiatan monitoring dan evaluasi yang pertama dilaksanakan oleh Pengawas Dinas Provinsi Jawa Tengah, Bapak Bayu Yuliono Riyadi, A. Md. Kegiatan ini didampingi oleh Kepala SMA Negeri 1 Pejagoan, Ibu Siti Aisiyah Nurhayati, S.Sos., dan Ibu Betri Ngestiana, S.Pd., selaku Waka Kesiswaan beserta tim. Pelaksanaan monev ini bertujuan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelaksanaan MPLS dan program MBG di tahun depan.
Materi monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan MPLS di SMA Negeri 1 Pejagoan meliputi enam aspek, yaitu: persiapan MPLS, pelaksanaan, kesesuaian materi, daya serap materi, kegiatan kemitraan awal, serta kendala yang dihadapi selama pelaksanaan MPLS.
Adapun materi monitoring dan evaluasi terhadap program MBG mencakup enam poin penting, yakni: Memorandum of Understanding (MoU) dengan Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG); upaya peningkatan kualitas MBG ke depan; kualitas menu, rasa, dan aspek lainnya; usulan aneka menu rasa; data jumlah rombel, tenaga pendidik, tenaga nonkependidikan, dan peserta didik. Selain itu, pengawas juga meninjau kelengkapan administrasi seperti SK Tim, bukti rapat, notulen, dan dokumen pendukung lainnya.

Selain monev dari pengawas Dinas Provinsi, monev juga dilakukan oleh Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah, Bapak Joko Susilo, S.Pd., M.Si. Kehadiran beliau diterima langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Siti Aisiyah Nurhayati, S.Sos., didampingi Waka Kurikulum, Ibu Titi Nurhadiyatun, S.Pd., dan tim. Dalam kegiatan tersebut, selain menyoroti pelaksanaan MPLS, dibahas pula mengenai pelaksanaan kurikulum dalam mewujudkan program Sekolah Mandiri dan Terampil (Mantap) di SMA Negeri 1 Pejagoan. SMA Mantap merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri, produktif, dan siap menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
Dengan dilaksanakannya monev secara menyeluruh ini, SMA Negeri 1 Pejagoan diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MPLS dan program MBG. Selain itu, adanya monev ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi kurikulum menuju Sekolah Mantap yang mandiri dan terampil.(Red)