Info Sekolah
Selasa, 23 Jun 2026
  • SMA Negeri 1 Pejagoan, Jalan Raya soka barat kilometer 4 Pejagoan, Kebumen - Kode Pos 54361 Telepon: 0287 382022 surat elektronik : smanja_1@yahoo.com
  • SMA Negeri 1 Pejagoan, Jalan Raya soka barat kilometer 4 Pejagoan, Kebumen - Kode Pos 54361 Telepon: 0287 382022 surat elektronik : smanja_1@yahoo.com

Penguatan Integritas Kejujuran Akademik Wujudkan Generasi Cerdas dan Berkualitas

Terbit : Kamis, 17 April 2025 - Kategori : Kegiatan Sekolah

Pejagoan – Dalam rangka mengawali kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk peserta didik kelas X, SMA Negeri 1 Pejagoan melaksanakan Tahap Literasi P5, Gaya Hidup Berkelanjutan, pada hari Kamis, 17 April 2025. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini digelar dari pukul 07.45–10.00 WIB dengan mengangkat topik Kuatkan Integritas Wujudkan Generasi Cerdas dan Berkualitas. Seluruh peserta didik kelas X beserta fasilitator dan manajer projek antusias mengikuti kegiatan yang menghadirkan narasumber istimewa, Bayu Setiaji, M.Pd., alumni SMA Negeri 1 Pejagoan tahun 2012, yang telah menjadi dosen Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dalam paparannya, Bayu Setiaji, M.Pd. menyampaikan materi bertajuk “AI Bukan Jalan Pintas: Cara Cerdas Gunakan Teknologi Tanpa Plagiarisme”. Ia menekankan bahwa plagiarisme merupakan “dosa besar” dalam dunia akademik karena melanggar hak cipta dan mencederai nilai kejujuran intelektual. Selanjutnya, disampaikan juga pesan kepada para peserta didik bahwa dalam proses belajar bahwa melakukan kesalahan adalah hal wajar, tetapi berbohong adalah hal yang tidak bisa ditoleransi.

“Kejujuran akademik adalah tolak ukur integritas ilmiah yang menjadi dasar kepercayaan publik serta pengembangan ilmu pengetahuan,” tegas beliau.

Lebih lanjut, narasumber menjelaskan dampak negatif dari plagiarisme seperti hilangnya kredibilitas, sanksi akademik hingga tercorengnya reputasi institusi. Untuk menghindari plagiarisme, beliau menyarankan agar peserta didik rajin membaca dan memperluas wawasan.

Mengenai penggunaan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), Bayu Setiaji, M.Pd., mengajak peserta didik untuk bersikap bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, teknologi AI dapat menjadi alat bantu yang bermanfaat dalam dunia pendidikan. Selain itu, AI juga bisa berguna untuk mempercepat pekerjaan atau tugas-tugas sederhana, sarana untuk menggali ide, dan brainstorming.

Adanya kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menanamkan nilai-nilai integritas khususnya kejujuran akademik pada diri peserta didik agar tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan berkualitas. (Red)

Artikel Lainnya

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar