Pejagoan — Senin (21/9), sebanyak 67 orang tua murid kelas X dan XI mengikuti kegiatan Sosialisasi Sekolah MANTAP (Akademik, Terampil, Produktif) yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Pejagoan. Kegiatan ini ditujukan bagi orang tua yang putra-putrinya berencana langsung bekerja setelah lulus SMA. Mengusung tema “SMA Mantap: Siap Kuliah, Siap Berkarya, Terampil dan Mandiri”, sosialisasi ini bertujuan membekali murid dengan keahlian untuk bersaing di dunia kerja.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri 1 Pejagoan, Siti Aisiyah Nurhayati, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar murid yang setelah lulus belum langsung kuliah dapat memiliki keahlian sehingga mampu bersaing dengan lulusan SMK. Melalui program ini, SMA Negeri 1 Pejagoan berupaya memastikan bahwa setiap lulusan memiliki bekal yang cukup, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun untuk memasuki dunia kerja.
Pada sesi berikutnya, Sri Sunarsih, S.Pd., selaku Koordinator Sekolah MANTAP, menjelaskan paparan teknis terkait kegiatan Sekolah MANTAP di SMA Negeri 1 Pejagoan. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa SMA Negeri 1 Pejagoan memilih Digital Marketing dan Konten Kreator sebagai program pelatihan. Kedua bidang tersebut dipilih karena relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, khususnya di sektor industri kreatif dan pemasaran digital yang terus berkembang.
Para orang tua diberikan pemahaman mengenai alur kegiatan, jadwal pelatihan, serta kompetensi yang akan diperoleh peserta. Program ini dirancang agar murid tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan mandiri dan siap bersaing di dunia kerja.
Khosinudin, S.E., selaku Plt. Kepala UPTD BLK Kebumen, turut memberikan pandangannya dalam kegiatan ini. Ia mengajak para orang tua untuk mengubah cara pandang agar lebih memperhatikan kesiapan anak dalam menghadapi kenyataan.

Menurutnya, kolaborasi antarberbagai pihak—orang tua, BLK, sekolah, dan anak—menjadi kunci dalam perencanaan masa depan yang lebih baik. Ia menekankan bahwa kesiapan anak tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja serta karakter yang baik.
Kegiatan Sosialisasi Sekolah MANTAP ini menjadi langkah awal dalam membangun kesepahaman antara sekolah dan orang tua mengenai pentingnya pembekalan keterampilan bagi murid yang tidak langsung melanjutkan kuliah. Melalui program pelatihan Digital Marketing dan Konten Kreator, diharapkan lulusan SMA Negeri 1 Pejagoan memiliki keahlian yang dapat menjadi bekal untuk bekerja secara mandiri dan profesional.
Ke depan, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lembaga pelatihan seperti BLK diharapkan terus terjalin agar setiap murid dapat memilih jalur yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mereka. Dengan demikian, lulusan SMA Negeri 1 Pejagoan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap berkarya dan mandiri.(Red)