Pejagoan — SMA Negeri 1 Pejagoan melaksanakan kegiatan kokurikuler bagi murid kelas XI pada Rabu, 23 September 2026. Mengusung tema “Budidaya Tanaman”, kegiatan tersebut dilaksanakan di aula dan lingkungan sekolah pada pukul 06.45 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB dan diikuti oleh seluruh murid kelas XI.
Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang memberikan kesempatan kepada murid untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali pukul 06.45 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pengucapan visi dan misi sekolah, dan doa bersama. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan senam anak Indonesia Hebat, senam B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta Senam Stop Boros Pangan yang diikuti oleh seluruh murid kelas X, XI, dan XII. Selain menjaga kebugaran tubuh, kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan dan kebersamaan. Kegiatan ini juga membangun kepedulian terhadap pangan serta kesadaran untuk menerapkan pola konsumsi yang baik dan tidak berlebihan.
Setelah kegiatan pembukaan, murid kelas X, XI, dab XII mengikuti materi “Mengenal Teknologi Pertanian di Lapangan SMANJA” dengan didampingi fasilitator dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen. Melalui kegiatan ini, murid diperkenalkan pada berbagai penerapan teknologi pertanian yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya tanaman.
Selanjutnya, murid mengikuti kegiatan “Mengenal Teknologi Pertanian di Area Lingkungan Sekolah”. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada murid untuk mengamati dan memahami penerapan teknologi pertanian secara lebih nyata. Melalui pembelajaran tersebut, murid diharapkan dapat mengaitkan pengetahuan yang diperoleh dengan kondisi dan potensi yang ada di sekitar mereka.
Pada pukul 09.00 WIB, kegiatan dilanjutkan di aula dengan edukasi Konsumsi Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang disampaikan oleh Ibu Kristya Retnaningsih, S.P. Melalui kegiatan ini, murid memperoleh wawasan tentang pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran murid mengenai pola konsumsi pangan yang sehat dan bertanggung jawab.

Rangkaian kegiatan berikutnya adalah edukasi pembuatan media tanam dan sambung pucuk yang disampaikan oleh Bapak Feri Haryono, S.P. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada murid dalam mempelajari teknik dasar budidaya tanaman. Dalam kegiatan ini, murid tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis tentang teknik dasar budidaya tanaman yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan kokurikuler bertema budidaya tanaman ini diharapkan dapat memperkuat pengalaman belajar murid melalui kegiatan yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Selain menambah wawasan tentang teknologi pertanian dan budidaya tanaman, kegiatan ini juga mendorong murid untuk bersikap mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama serta peduli terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut turut meningkatkan kesadaran murid untuk memanfaatkan pangan secara bijak dan menghindari pemborosan pangan. (Red)