Info Sekolah
Jumat, 17 Jul 2026
  • SMA Negeri 1 Pejagoan, Jalan Raya soka barat kilometer 4 Pejagoan, Kebumen - Kode Pos 54361 Telepon: 0287 382022 surat elektronik : smanja_1@yahoo.com
  • SMA Negeri 1 Pejagoan, Jalan Raya soka barat kilometer 4 Pejagoan, Kebumen - Kode Pos 54361 Telepon: 0287 382022 surat elektronik : smanja_1@yahoo.com

Hari Ketiga MPLS: Meriah dan Edukatif

Terbit : Kamis, 16 Juli 2026 - Kategori : Uncategorized

Pejagoan – Memasuki hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027, suasana di SMA Negeri 1 Pejagoan terasa semakin semarak. Sebanyak 341 murid kelas X mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membangun karakter, wawasan, dan kesiapsiagaan sejak dini. Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 15 Maret 2026 ini dipusatkan di aula sekolah dengan tujuan untuk membekali para murid baru agar mampu beradaptasi dan berkembang di lingkungan sekolah yang dinamis.

Acara dimulai dengan “Perjumpaan Pagi Ceria” yang diisi dengan senam bersama “Anak Indonesia Hebat” di lapangan SMA Negeri 1 Pejagoan. Didampingi oleh para guru dan kakak kelas, seluruh murid baru tampak antusias mengikuti gerakan-gerakan senam yang energik. Kegiatan ini tidak hanya menyegarkan fisik tetapi juga menjadi sarana untuk menjalin keakraban antarsesama murid baru.

Setelah sesi olahraga, rangkaian acara dilanjutkan di aula untuk mengikuti materi “Literasi Digital” yang disampaikan oleh Ketua Literasi Sekolah, Ibu Siti Rochamah, S.Pd. Dalam sesi ini, para murid menjalani serangkaian identifikasi awal dan asesmen. Materi sosialisasi meliputi identifikasi kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar, asesmen literasi membaca, numerasi, serta identifikasi bakat dan minat. Pada kesempatan ini ditegaskan bahwa seluruh hasil asesmen bersifat rahasia dan semata-mata digunakan untuk kepentingan pembelajaran serta pendampingan murid di masa depan. Selain itu, diperkenalkan pula Enam Dasar Literasi yang menjadi fondasi penting bagi pembelajaran sepanjang hayat. Keenam dasar literasi tersebut yaitu Literasi Baca Tulis, Literasi Digital, Literasi Numerasi, Literasi Sains, Literasi Finansial, dan Literasi Budaya-Kewargaan.

Memasuki sesi siang, kegiatan beralih pada materi “Kesiapsiagaan Bencana” yang dengan narasumber Bapak Luhur Rahpinuji, SIP. dan Bapak Paryanto, S.E., tim BPBD Kabupaten Kebumen. Dalam pemaparannya, mereka menjelaskan pentingnya Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang mengusung tiga pilar utama: Fasilitas Sekolah Aman, Manajemen Bencana, dan Pendidikan Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Tujuan utama dari materi ini adalah meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah akan potensi bencana, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Puncak dari sesi ini adalah simulasi evakuasi gempa bumi, di mana seluruh murid baru didampingi oleh guru dan Tim Siaga Bencana Sekolah mempraktikkan prosedur evakuasi dengan tertib dan aman.

Setelah simulasi, suasana berubah menjadi lebih santai namun tetap inspiratif melalui demonstrasi ekstrakurikuler. Tiga unit kegiatan siswa, yaitu tim  Gerakan Ambil Sampah untuk Pembiasaan Obsesi Luar Biasa(Gas Puol) , English Conversation, dan  Karya Ilmiah Remaja(KIR) mendemonstrasikan kegiatannya. Melalui aksi panggung dan presentasi, para murid baru diperkenalkan dengan beragam kegiatan positif yang dapat mereka tekuni untuk mengembangkan minat dan bakat selama bersekolah di SMA Negeri 1 Pejagoan.

Sesi penutup hari itu diisi dengan materi tentang “Dampak Negatif Kecanduan Gim Daring dan Fenomena Sosial Perilaku Remaja” oleh Psikolog Bunda Rofiah Akbar, S.Psi., M.Psi. Materi ini disampaikan guna memberikan pemahaman mendalam tentang risiko kecanduan gim online serta strategi pengelolaan waktu bermain yang sehat. Para murid diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan menjaga disiplin diri agar masa depan tidak tergadai oleh kesenangan sesaat.

Dengan berakhirnya MPLS hari ketiga ini, para murid baru SMA Negeri 1 Pejagoan diharapkan tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga semangat kebersamaan dan kesiapan membangun sinergi yang baik. Adanya sinergi yang baik dengan guru dan sesama teman dapat menjadi awal untuk masa depan yang lebih baik.(Red).

Artikel Lainnya